Login To Facebook
Δ Selamat Datang Di Otocomputer Δ

Karet Vakum Tentukan Akselerasi

Karet Vakum Tentukan Akselerasi
2012hal13_karbu_boyo_1.jpgMinggu lalu diulas cara memilih ukuran venturi karburator vakum untuk motor bore up yang tetap ingin irit bahan bakar. Tidak ketinggalan, seting spuyer dan sekrup udara pun turut dijelaskan bilamana lakukan pengganti peranti ini.

Meski sudah cukup lugas, ada satu hal yang terlupa. Yaitu memilih ukuran, bentuk serta posisi lubang karet vakum. Kenapa bisa begitu, lantaran besar-kecil ukuran lubang karet vakum sangat mempengaruhi cepat-tidaknya jarum skep ketika naik-turun di lubang piston skep. Apalagi karbu model ini kinerjanya tergantung dari kuatnya isapan piston, dan bukan dari cepatnya tarikan piston skep ketika grip gas dipelintir.

“Kalau lubang karet vakum besar, otomatis jarum skep cepat naiknya. Sebab tingkat kevakuman jauh lebih tinggi. Apalagi didukung venturi besar. Maka gas bakar yang masuk bukan cuma deras tapi juga cepat imbangi isapan piston. Akselarasi pun lebih 2013hal13_karbu_boyo_2.jpgresponsif,” ungkap Doran Satria mekanik bengkel C-Dov-DR.Tech. Tapi memilih besarnya lubang karet vakum, diakui pembalap bebek dan skubek asal DKI itu katanya gampang-gampang susah. Sebab semua kembali kepada keingin pemilik skubek, saat akan menerapkan karburator vakum dari motor apa yang pas dengan ubahan mesin.

Dari pengalaman Doran, besar lubang karet vakum terbukti sangat menentukan akselarasi. Sebagai contoh kenapa tarikan awal skubek Vario atau BeAT lebih responsif dari skubek lain. Padahal kalau lihat spek ukuran venturi kedua skubek ini, sama-sama memiliki diameter venturi 22 mm atau lebih kecil dari varian skubek yang ada. Dipertegas mekanik mangkal di Jl. Kahfi I, Kp. Setu, Ciganjur-Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Karena lubang karet vakum Vario dan BaAT yang posisinya di luar bodi karbu (bukan di moncong), terbukti punya diameter lubang lebih besar hingga memiliki tingkat kevakuman lebih tinggi. Tak dipungkiri jika naik atau bukanya jarum skep bisa lebih awal. Namun bila mesin bore up Vario atau BeAT kurang maksimal di putaran atas.

Penggunaan karbu vakum berventuri besar dan lubang karet vakum gede sah-sah saja bila ingin dilakukan. Seperti contoh Vario menerapkan karbu vakum punya Yamaha Mio. “Kenapa pakai karbu punya Mio (CV Mikuni NCV24), alasannya karena lubang venturinya lebih gede 2 mm daripada punya Vario (CV Keihin VK22). Selain itu penggantian karbu tak mengubah ukuran lubang karet vakum, karena sekilas memiliki ukuran lubang yang sama besar walau beda dimensi,” saran Doran.

Dan bukan cuma Vario aja, Bro. Pengalaman Doran, Suzuki Spin 125 atau Skywave 125 lebih sip pakai punya Mio. Meski lubang venturi Mio lebih kecil 2 mm dari Spin 125 (Mikuni BS26). Sementara buat mesin Mio bore up, kebanyakan pilih karbu vakum punya Yamaha Scorpio (Mikuni BS30). Lantaran lubang venturi dan lubang karet vakum lebih besar mengingat kapasitas silinder juga besar.


Otomotif

  1. Bajaj Pulsar 180 Kampas Kopling Alternatif
  2. Balancing Roda Rata dan Imbang
  3. Dampak Pindah Gigi Kasar


  4. Injeksi Mbrebet Jangan Takut Angin Palsu
  5.  
  6. Karbu dan Kem Racing Perbesar Suplai Bensin
  7. Karbu Vakum Skubek Bore up Irit
  8. Karet Vakum Tentukan Akselerasi
  9. Kenali Ciri Asli Genuine Part
  10. Kenali Dua Penyakit Utama Karburator Vakum
  11.   
  12. Lampu Meredup
  13. Merawat mesin kendaraan bermotor
  14. Obeng Digital
  15. Paket Head YAMAHA Jupiter-Z Kompresi Tinggi
  16.  
  17. Pastikan Watt
  18. Perawatan Mika Lampu
  19. Perawatan Monosok Yamaha Scorpio
  20.  
  21. Rahasia Bahan Bakar Air
  22. Rekayasa Bos Klep
  23.  
  24. Stasioner Injeksi Langsam Kembali Normal
  25. Subtitusi Filter Oli Yamaha
  26. ,  
  27. Tips Agar Yamaha Scorpio Jadi Lebih Ganas
  28. Tips merawat dan memperindah cat motor kita
  29. Tips Merawat Velg
  30. Trik 6 Speed Honda Supra X 2002 (Jakarta)
  31.  
  32. Yamaha Scorpio Bore Up Sampai 275 cc

0 comments:

Poskan Komentar

Silahkan Komentar anda.Jangan spam ya...

"U Comment I Follow"

 
Template by: widodo dc © 2010